Oleh : Eti Syamsiyah,S.Ag
Guru SMK Negeri 2 Wonogiri
Indonesia menjadi negara dengan
populasi muslim terbesar di dunia. Berdasarkan laporan The Royal Islamic
Strategic Studies Centre (RISSC) atau MABDA bertajuk The Muslim 500 edisi 2022,
ada 231,06 juta penduduk Indonesia yang beragama Islam. Jumlah itu setara
dengan 86,7% dari total penduduk Indonesia. Proporsi penduduk muslim di
Indonesia pun mencapai 11,92% dari total populasinya di dunia. Meskipun
merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, bukan
berarti penduduk muslim Indonesia juga mampu membaca Al Quran dengan lancar
bahkan banyak yang buta huruf hijaiyyah/
Al Quran
Menurut Muhammad Hidayat,wakil
Komunitas Peduli Buta Huruf Al Quran,secara nasional data penduduk Indonesia 65
persen penduduk Indonesia buta huruf Al Quran.Berdasar data ini maka pihak
pemerintah, Lembaga pendidikan dan semua lapisan masyarakat berupaya untuk mengadakan kegiatan memberantas
buta huruf Al Quran tersebut.SMK Negeri 2 Wonogiri sebagai salah satu Lembaga
Pendidikan berupaya keras untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Al Quran dimulai dari
diri pribadi siswa dengan berbagai pembiasaan di sekolah.
Mapel Agama Islam di jenjang SMK memuat kompetensi Al Quran ada
setiap semester seperti kelas X semester gasal bab 1, kompetensi ayat Al Quran tentang mujahadah annafs,husnudzan serta
ukhuwah. Bab 2 kompetensi ayat Al Quran tentang larangan menjauhi pergaulan
bebas dan zina.Sementara untuk semester genap kompetensi Al Quran membahas
tentang pentingnya menuntut ilmu dan berbagi kepada sesama.Pada kompetensi ini
siswa di harapkan bisa membaca Al Quran dengan lancar,mengartikan arti perkata
serta memahami kandungan ayat.
Salah satu metode yang guru pakai untuk KBM
ini dengan menggunakan peer teaching / tutor teman sebaya .Kegiatan ini
melibatkan siswa yang sudah mampu membaca dan yang belum mampu membaca Al Quran.
Menurut Ahmadi dan Widodo Supriyono
(2004), tutor sebaya adalah metode pembelajaran dimana beberapa siswa
ditunjuk atau ditugaskan untuk membantu temannya yang mengalami kesulitan dalam
belajar agar temannya tersebut bisa memahami materi dengan baik.Mengapa guru
memilih motede ini ? Siswa cenderung takut atau malu untuk bertanya,
mengemukakan pendapat kepada guru.Siswa lebih suka bertanya kepada teman
tentang materi pembelajaran tersebut. Metode pengajaran tutor sebaya yaitu
pengajaran yang dilakukan oleh teman-temannya yang mempunyai usia hampir sebaya
(Syaiful Bahri Djamarah, 2006).
Kelebihan penggunaan metode tutor sebaya
adalah: 1) dapat melatih siswa atau dapat meningkatkan kemampuan untuk
mengeluarkan pendapat dan berkomunikasi. 2) dapat melatih kemampuan
siswa untuk berinisiatif dan kreativitas dalam kemampuan siswa mempunyai
kesediaan atau kesiapan kemampuan dan keberanian untuk melakukan suatu hal baru
atau hal lain dalam menangani suatu masalah, 3)
Melatih kemampuan siswa untuk bekerja sama, maksudnya mempunyai semangat
atau spirit dan kesediaan untuk berbuat bersama orang lain secara kompak dalam
menangani suatu kegiatan yang secara sadar dirancang bersama guru untuk
mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya, tetapi dalam proses pembelajaran
guru juga mengawasi dan membantu tutor sebaya dalam pembelajaran di kelas.
Kegiatan lain dalam rangka memberantas buta
huruf Al Quran adalah Geraci atau Gerakan membaca kitab suci.Kegiatan ini
dilaksanakan setiap hari Rabu dan Jumat pada jam pertama selama 10 menit di
ampu guru mapel jam tersebut. Dengan pembiasaan membaca Al Quran di harapkan terbentuklah
masyarakat madani yang membudayakan membaca Al Quran di kantor,di sekolah,di
stasiun dan di manapun untuk menyeimbangkan hidup di dunia dan akhirat.