Tugas 2 Mengeksplorasi Struktur Teks Pantun

Tugas 2
Mengeksplorasi Struktur Teks Pantun

(1) Selain bentuk empat baris, kalian juga akan mendapati pantun yang terdiri atas
dua baris, enam baris, delapan baris, dan bentuk berkait. Seperti yang terlihat pada
contoh berikut.
Sudah gaharu cendana pula, } sampiran
sudah tahu bertanya pula. } isi
Kura-kura dalam perahu, } sampiran
pura-pura tidak tahu. } isi
Pantun tersebut merupakan pantun yang terdiri atas dua larik atau baris dan
bersajak a-a. Pantun itu dikenal dengan sebutan karmina atau pantun kilat. Larik
pertama pada pantun itu merupakan sampiran dan larik keduanya merupakan
isi. Tugas kalian adalah mencari dua buah teks pantun karmina dari sumber lain.
Perhatikan rima akhir pada sampiran dan isinya.
(a) _____________________________________________________________
_____________________________________________________________
________________________________________________
(b) _____________________________________________________________
_____________________________________________________________
________________________________________________
(2) Kalian juga akan menemukan pantun yang jumlah barisnya lebih dari empat, bisa enam, delapan, sepuluh, dua belas, dan seterusnya, asalkan jumlah barisnya harus
genap. Dengan demikian, rima akhir pada talibun akan berbentuk a-b-c-a-b-c,
a-b-c-d-a-b-c-d, dan seterusnya. Pantun seperti itu disebut talibun. Contoh teks
talibun adalah sebagai berikut.
a) Talibun dengan Enam Larik
Bukan hamba takutkan mandi, } sampiran baris 1
takut hamba berbasah-basah, } sampiran baris 2
mandi di lubuk Pariangan. } sampiran baris 3
Bukan hamba takutkan mati, } isi baris 1
takut hamba kan patah-patah, } isi baris 2
di dalam bertunangan. } isi baris 3 b) Talibun dengan Delapan Larik
Lain pesisir dan Bukittinggi, } sampiran baris 1
tidak di darat hanya di rantau. } sampiran baris 2
Palembayan sama di dalam, } sampiran baris 3
Sungai Beringin Tujuh Lurah. } sampiran baris 4
Marilah berjalan sekarang ini, } isi baris 1
kita pertaruhkan si langau hijau. } isi baris 2
Beramanat di embun malam, } isi baris 3
senanglah hati Lompong Bertuah. } isi baris 4
(a) Apa yang membedakan kedua talibun di atas? Sebutkan secara terperinci.
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
___________________________________
(b) Talibun merupakan jenis puisi bebas yang di dalamnya terdapat beberapa baris
dalam rangkap untuk menjelaskan pemerian. Isi pantun jenis ini berdasarkan
sebuah perkara yang diceritakan secara terperinci dengan memanfaatkan
pengulangan kata pada baris berikutnya untuk memberikan penekanan.
Dapatkah kalian temukan pengulangan kata pada kedua teks pantun itu? Coba sebutkan.
1) Kata “takut” pada talibun berlarik enam, baris pertama dan kedua.
2) Kata “mandi” pada _________________________________________
3) _________________________________________________________
4) _________________________________________________________
5) _________________________________________________________
(3) Bentuk pantun lainnya yang perlu kalian ketahui adalah pantun berkait.
Pantun berkait ini merupakan pantun yang terdiri atas beberapa bait yang
sambung-menyambung. Larik kedua dan keempat pada setiap baitnya menjadi
larik pertama dan ketiga bait berikutnya. Jadi, struktur pantun berkait sangat
kompleks dan unik. Coba kalian perhatikan contoh berikut.
Manggistan namanya kayu,
daunnya luruh menelentang.
Mahkota Raja Melayu,
turun dari bukit Seguntang.
Daunnya luruh menelentang,
daun puan diraut-raut.
Turun dari bukit Seguntang,
keluar dari dalam laut.
Pulau Pandan jauh ke tengah,
Gunung Daik bercabang tiga.
Hancur badan dikandung tanah,
budi yang baik dikenang juga.
Gunung Daik bercabang tiga,
tampak jauh dari seberang.
Budi yang baik dikenang juga,
khidmat bakti disanjung orang.
(a) Menurut kalian, apakah pada pantun berkait tersebut masih terlihat struktur
dasar sebuah pantun, yaitu adanya sampiran dan isi?
(b) Jika ya, coba sebutkan masing-masing sampiran dan isi itu pada setiap baitnya.
(c) Setelah kalian mengamati struktur pantun berkait di atas dengan cermat, tentu
kalian menemukan keunikannya. Coba kalian cermati larik kedua sampiran
bait pertama akan menjadi larik pertama sampiran bait kedua, larik keempat
bagian isi bait pertama akan menjadi larik ketiga isi bait kedua. Demikian
selanjutnya struktur yang sama berlaku pada bait ketiga dan keempat. Itulah
sebabnya dikatakan bahwa struktur pantun berkait lebih kompleks dan unik. Bait I dan bait II merupakan satu kesatuan stanza (kumpulan larik sajak yang
menjadi satuan struktur sajak) yang utuh dengan mengusung satu ide. Begitu
pula halnya dengan bait III dan bait IV. Jadi, setiap satu pantun berkait itu
setidaknya terdiri atas dua bait yang berisi delapan baris. Lalu, menurut kalian,
ada berapa sesungguhnya jumlah isi pada satu pantun berkait tersebut? Coba
sebutkan masing-masing isinya!
1) Bait I dan II
a) _______________________________________________________
b) _______________________________________________________
c) _______________________________________________________
2) Bait III dan IV
a) _______________________________________________________
b) _______________________________________________________
c) _______________________________________________________
Dari berbagai uraian pengembangan struktur dasar teks pantun dalam beberapa
jenis pantun yang berbeda, seperti karmina, talibun, dan pantun berkait, dapat diambil
kesimpulan bahwa separuh pertama dari jumlah baris yang ada pada setiap pantun
merupakan sampiran, dan separuh lainnya adalah isi. Yang menjadi catatan bahwa
setiap pantun pasti memiliki jumlah baris yang genap, sebab setiap sampiran selalu
mempunyai pasangan isi. Hal tersebut terlihat pada struktur teks pantun berikut.


buku pegangan bahasa Indonesia ekspresi diri dan akademik kelas XI