RPP KURIKULUM 2013 TERBARU SMA/ SMK (BAB 2 KD 3.1 DAN 4.1 KELAS XI)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                                        (RPP)


Satuan Pendidikan       : SMA/ SMK ... .
Mata Pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester                        : XI/1
Materi Pokok               : Teks Pantun
Tema/ topik                    : Menambah Cita Rasa Bahasa melalui Seni Berpantun
Jumlah Pertemuan       : 1 X pertemuan                        
Alokasi Waktu             : 4 X 45 menit 
A.       Kompetensi Inti
KI 1 :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 :
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 :
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya  tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 :
Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B.       Kompetensi Dasar dan Indikator
1.1  Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannnya sesuai dengan kaidah dan konteks untuk mempersatukan bangsa
Indikator
1.1.1.      Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia
2.1 Menunjukkan perilaku tanggung jawab, responsif dan imajinatif dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk mengekspresikan impian, misteri, imajinasi, serta permasalahan remaja dan sosial
     Indikator
     2.1.1. Menunjukkan perilaku tanggung jawab dalam pembelajaran
3.1. Memahami struktur dan kaidah teks pantun baik melalui lisan maupun tulisan
        Indikator
3.1.1.Mengungkapkan kembali struktur teks pantun
3.1.2.Mengungkapkan kembali kaidah teks pantun
4.1.      Menginterpretasi makna  teks pantun baik secara lisan mupun  tulisan
      Indikator
4.1.1.Menginterpretasi makna teks pantun

C.       Tujuan Pembelajaran
Dengan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran menambah cita rasa bahasa melalui seni berpantun dengan materi pokok teks pantun ini siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan aktif dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat:
1.                            Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia
2.                            Menunjukkan perilaku tanggung jawab dalam pembelajaran
3.                            Mengungkapkan kembali struktur teks pantun
4.                            Mengungkapkan kembali kaidah  teks pantun
5.                            Menginterpretasi makna teks pantun

D.       Materi Pembelajaran    
1.       Contoh teks pantun
a.    Tulis
Rasa Sayange
Rasa sayange rasa sayang sayange,
eeee lihat Ambon dari jauh rasa sayang sayange.
Rasa sayange rasa sayang sayange,
eeee lihat Ambon dari jauh rasa sayang sayange.
Ayam hitam telurnya putih,
mencari makan di pinggir kali.
Orang hitam giginya putih,
Kalau tertawa manis sekali.
Pulau Pandan jauh di tengah,
di balik pulau si angsa dua.
Hancur badan di kandung tanah,
budi baik dikenang jua.
Kalau ada sumur di ladang,
boleh kita menumpang mandi.
Kalau ada umur yang panjang,
boleh kita berjumpa lagi.
Buku pegangan siswa bahasa Indonesia kelas XI SMA/SMK/MA/MAK hal. 67
b.    Lisan
Pantun (you tube) https://www.youtube.com/watch?v=3hQg8_yxjjQ
2.       Struktur dan kaidah teks pantun
Struktur:
dua baris pertama disebut sampiran dan dua baris terakhir disebut isi. Sampiran,
yang biasanya berupa sketsa alam/suasana (mencirikan mayarakat pendukungnya),
berfungsi sebagai pengantar (paling tidak menyiapkan rima/sajak dan irama dua baris
terakhir) untuk mempermudah pemahaman isi pantun.
Kaidah:
Menggunakan kata yang indah
Terkadang bermakna konotatif
E.       Model/Metode Pembelajaran
1.    Pendekatan Pembelajaran Scientific
2.    Model Pembelajaran Penemuan  (Discovery Learning)
3.    Metode Diskusi, Penugasan

F.        Media Pembelajaran
1.                                                                              Laptop dan LCD
2.                                                                              Tayangan teks pantun (lisan maupun tulis)

G.    Sumber Belajar
ü Buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik kelas XI SMA/ SMK/ MA/ MAK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2013 ,  
ü KBBI offline,
ü Internet

H.       Langkah-langkah Pembelajaran
     
Kegiatan

Deskripsi Kegiatan
Alokasi waktu
Pendahuluan







Kegiatan Inti  :
  















































Kegiatan Penutup:

1.      Guru mempersilakan seorang peserta didik untuk memimpin doa bersama ( bila pada jam pertama)
2.      Guru memberi salam dan memberi pertanyaan yang berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
3.      Guru memberikan informasi kompetensi materi, tujuan, manfaat, dan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan kepada peserta didik.

1.      Pengetahuan dan kemampuan peserta didik tentang teks pantun yang beredar di masyarakat dipancing oleh guru dengan memperlihatkan contoh teks pantun
2.      Peserta didik diberi stimulation (stimulasi) dengan cara dipersilakan mengamati contoh teks  yang ditayangkan guru serta membaca contoh teks pantun  “Rasa sayange” Buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik kelas XI SMA/ SMK/ MA/ MAK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2013 dan pantun lisan Pantun (you tube) https://www.youtube.com/watch?v=3hQg8_yxjjQ
3.       Peserta didik dipersilakan untuk menanyakan hal-hal seputar pantun yang dikaitkan dengan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari
4.       Peserta didik diarahkan untuk membentuk kelompok yang beranggotakan 4 orang.
5.       Peserta didik diarahkan untuk membuat problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah) dengan cara mengidentifikasi topik yang berkenaan dengan materi struktur dan kaidah teks pantun serta interpretasi makna teks pantun untuk kemudian membuat rumusan hipotesis
6.      Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan data collection (pengumpulan data) dengan cara mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis melalui mencari dan membaca contoh-contoh pantunlain sebagai bahan untuk dieksplorasi.
7.      Peserta didik juga dipersilakan untuk membaca literatur lain untuk mengeksplorasi struktur dan kaidah teks pantun serta interpretasi makna teks pantun.
8.      Setelah mengamati dan membaca kembali teks pantunyang ditayangkan guru, tiap kelompok melakukan data processing (pengolahan data) dengan cara diklasifikasikan, didiskusikan dengan teman satu kelompok untuk dirangkum dan disajikan melalui presentasi.
9.      Masing-masing kelompok secara bergiliran mempresentasikan rangkuman tersebut sedangkan kelompok lain merespon/ menanggapi dan bersama-sama melakukan verification (pembuktian) dengan cara memeriksa secara cermat, mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari
10.  Dengan tanya jawab guru mengarahkan peserta didik pada generalization (generalisasi/kesimpulan) mengenai struktur dan kaidah teks pantun, serta interpretasi makna teks pantun
11.  Peserta didik dipersilakan untuk menuliskan simpulan yang telah ditetapkan mengenai struktur dan kaidah teks pantun serta hasil interpretasi makna teks pantun.

1.      Guru memberikan kuis berkenaan dengan aspek pengetahuan dan keterampilan.
2.      Guru memberikan arahan kegiatan berikutnya dan tugas pengayaan
3.      Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan memberikan pesan agar peserta didik selalu belajar.
20 menit








130 menit
















































30 menit
I.     Penilaian
1.                     Teknik penilaian: pengamatan dan tes tertulis
2.                     Prosedur penilaian:
1.                                                                            Penilaian Proses
1.1.Pengamatan (sikap)
No.
Aspek yang Dinilai
Teknik Penilaian
Waktu Penilaian
Instrumen Penilaian
Ket.
1.
Spiritual (Religius)
Pengamatan
Selama pembelajaran dan saat diskusi
Lembar Pengamatan

2.
Tanggung jawab
          Kisi-kisi penilaian
No.
Aspek
Indikator pencapaian
Skor (TIDAK PERNAH)
1
Skor
(KADANG-KADANG)
2
Skor
(SERING)

3
Skor
(SELALU)

4
1.
Spiritual
(Religius)
Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia
a.    Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
b.   Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut.
c.    Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu.
d.   Memelihara hubungan baik dengan sesama umat ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
e.    Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa;




2.
Tanggung jawab
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan diskusi
a. Melaksanakan tugas individu dengan baik
b.      Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan
c.       tidak menyalahkan/menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat
d.      Mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan
e.       Tidak menyalahkan orang lain utk  kesalahan tindakan kita sendiri




Petunjuk Penskoran tiap aspek sikap :
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
2.      Penilaian Hasil
2.1.   Tes Tertulis (kuis) (pengetahuan)
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik
Penilaian
Bentuk
Penilaian
Instrumen
1.  Mengungkapkan  kembali struktur isi teks pantun
Tes tertulis (kuis)
Isian
Ungkapkan kembali struktur isi teks pantun!
2.Mengungkapkan kembali  kaidah bahasa teks pantun
Tes tertulis (kuis)
Isian
Ungkapkan kembali kaidah bahasa teks pantun!








Jawaban
1.   Struktur:
dua baris pertama disebut sampiran dan dua baris terakhir disebut isi. Sampiran,
yang biasanya berupa sketsa alam/suasana (mencirikan mayarakat pendukungnya),
berfungsi sebagai pengantar (paling tidak menyiapkan rima/sajak dan irama dua baris
terakhir) untuk mempermudah pemahaman isi pantun.
2.   Kaidah:
Menggunakan kata yang indah
Terkadang bermakna konotatif
   Pedoman Penskoran
Soal nomor 1 dan 2
Aspek
Skor
Peserta didik menjawab benar
  50
Peserta didik menjawab tidak lengkap
  30
Peserta didik menjawab salah
  20
Peserta didik tidak menjawab
    0

2.2.Tes praktik-proyek ( keterampilan )
Interpretasilah makna teks pantun terlampir!
Rubrik Penilaian Keterampilan menginterpretasi makna Teks pantun
No.
Aspek
Deskripsi
Ya
Tidak
1.
Ketepatan interpretasi makna teks pantun
Sudah tepatkah interpretasi makna  teks pantun?


2.
Ketepatan penggunaan bahasa dan ejaan
Apakah penggunaan bahasa dalam menginterpretasi makna teks pantun sesuai kaidah dan EYD?


     
   


      Mengetahui,                                                                               14 Juli 2014
     Kepala sekolah                               WKS 1                          Guru Mapel Bahasa Indonesia




Lampiran 1 Lembar Pengamatan
PENGAMATAN SIKAP

Mata Pelajaran             : ...............................................................
Kelas/ Semester                       : ...............................................................
Tahun Ajaran               : ...............................................................
Waktu pengamatan                  : ...............................................................

Bubuhkan tanda V pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan

No.
Nama Siswa
Spiritual (Religius)
Tanggung jawab
TP
K
SR
SL
TP
K
SR
SL
1.









2.









3.









4.









5.

















No comments:

Post a Comment