Puisi Chairil Anwar


Puisi Chairil Anwar 


CINTAKU JAUH DI PULAU



Cintaku jauh di pulau, 
gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar, 
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar. 
angin membantu, laut terang, tapi terasa 
aku tidak ‘kan sampai padanya.
Di air yang tenang, di angin mendayu, 
di perasaan penghabisan segala melaju 
Ajal bertakhta, sambil berkata: 
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”
Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh! 
Perahu yang bersama ‘kan merapuh! 
Mengapa Ajal memanggil dulu 
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau, 
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.



dikutip dr: http://khafid.com/puisi-chairil-anwar-cintaku-jauh-di-pulau.html

No comments:

Post a Comment